Ciomas – SMA Negeri 1 Ciomas terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan budaya dan pelestarian kearifan lokal melalui partisipasi aktif dalam Festival Ciomas Ngabring (FCN). Bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi antara pihak sekolah dengan Panitia Pelaksana Festival Ciomas Ngabring yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Ciomas.
Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas. Koordinasi dilakukan untuk membahas sosialisasi program festival kepada warga sekolah serta persiapan pelaksanaan latihan siswa yang akan terlibat dalam berbagai rangkaian kegiatan Festival Ciomas Ngabring.
Wakil Kepala SMA Negeri 1 Ciomas, Saefullah, menyampaikan bahwa pihak sekolah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Festival Ciomas Ngabring sebagai ajang pelestarian budaya sekaligus sarana pengembangan karakter dan kreativitas peserta didik.
"Kami memberikan ruang partisipasi yang luas bagi seluruh warga sekolah untuk menyukseskan Festival Ciomas Ngabring. Sebagai tindak lanjut koordinasi ini, Insya Allah pada hari Kamis, 4 Juni 2026 pukul 11.10 WIB setelah kegiatan ASAT akan dilaksanakan rapat bersama antara panitia FCN, guru, wali kelas, pembina, wakil kepala sekolah, dan kepala sekolah guna menyamakan persepsi serta mempersiapkan keterlibatan siswa dalam festival," ujar Saefullah.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival Ciomas Ngabring, Jaro Uu, menyambut baik dukungan yang diberikan SMA Negeri 1 Ciomas. Ia mengapresiasi kesiapan pihak sekolah dalam mendukung pelaksanaan festival dan berharap seluruh warga sekolah dapat berpartisipasi secara aktif.
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari SMA Negeri 1 Ciomas. Kami siap hadir untuk memberikan arahan, motivasi, dan dukungan kepada para siswa agar dapat berpartisipasi secara maksimal dalam Festival Ciomas Ngabring," ungkap Jaro Uu.
Dalam Festival Ciomas Ngabring tahun ini, siswa SMA Negeri 1 Ciomas akan terlibat dalam berbagai kegiatan spektakuler, di antaranya penampilan silat kolosal, penerbangan 5.000 lampion, pelepasan 5.000 balon udara, serta berbagai kegiatan budaya dan hiburan lainnya yang melibatkan masyarakat Ciomas.
Melalui keterlibatan tersebut, diharapkan siswa tidak hanya memperoleh pengalaman berorganisasi dan berkesenian, tetapi juga semakin mencintai budaya daerah serta memiliki semangat kebersamaan dalam membangun dan mempromosikan potensi budaya lokal.
Festival Ciomas Ngabring menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan, untuk bersinergi dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah arus perkembangan zaman.

0 Komentar