Serang, Sabtu – Gelaran Silat Kolosal Ngabring untuk pertama kalinya sukses diselenggarakan dengan meriah dan penuh semangat. Sebanyak 3.500 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan yang menjadi momentum penting pelestarian seni budaya pencak silat di Kabupaten Serang.
Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, Bupati Serang, serta sejumlah langgota DPRD Provinsi Banten dan DPRD Kabupaten Serang. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tebar benih ikan di Danau Biru Cibanten pada pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus pembuka rangkaian acara Silat Kolosal Ngabring.
Pelaksanaan Silat Kolosal Ngabring menjadi momen yang sangat berkesan bagi seluruh peserta. Selama tiga bulan, para pesilat berlatih dengan penuh disiplin dan semangat bersama panitia penyelenggara demi menampilkan atraksi kolosal yang memukau. Perjuangan panjang tersebut terbayar saat ribuan peserta berhasil menampilkan gerakan pencak silat secara serempak di hadapan masyarakat dan para tamu undangan.
Suasana haru dan bahagia terlihat dari wajah para peserta, pelatih, serta panitia. Mereka merasa bangga karena kerja keras, kekompakan, dan semangat gotong royong mampu mewujudkan kegiatan perdana yang berlangsung sukses.
Meskipun sempat diguyur hujan rintik-rintik ketika rombongan tiba di garis finis Ciwaru, hal tersebut tidak mengurangi semangat para peserta maupun antusiasme masyarakat yang tetap menyaksikan jalannya acara hingga selesai.
Keberhasilan penyelenggaraan Silat Kolosal Ngabring tidak lepas dari kerja keras panitia, dukungan pemerintah, paguron-paguron pencak silat, serta partisipasi masyarakat. Semangat kebersamaan yang terbangun menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Banten kepada masyarakat luas.
Dengan suksesnya penyelenggaraan perdana ini, Silat Kolosal Ngabring diharapkan dapat menjadi agenda budaya tahunan yang mampu menarik lebih banyak peserta dan wisatawan, sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Serang sebagai salah satu pusat pelestarian seni pencak silat di Provinsi Banten.

0 Komentar